Temuramah DPRD dengan Media Massa Bangun Sinergi

Iklan Semua Halaman

Temuramah DPRD dengan Media Massa Bangun Sinergi

Sabers5
25 Desember 2019
Agus purwanto
Agus Purwanto Ketua DPRD dumai saat memberikan sambutan di temu ramah anggota DPRD dengan Media Masa (23/12/19).

DUMAI (S5) - Meningkatkan sinergi dan keterbukaan informasi publik, pimpinan beserta anggota DPRD menggelar dialog  bersama pejabat pemerintah, tokoh masyarakat,  tokoh agama dengan insan pers di lantai dua Hotel The Zuri Jalan Jenderal Sudirman, Senin (23/12/19).

Bersama Ketua DPRD Agus Purwanto ST, Wakil Ketua DPRD Mawardi, Wakil Ketua DPRD Bahari,  pimpinan komisi, ketua dan anggota sejumlah fraksi,  temu dengar pendapat yang difasilitasi Sekretaris DPRD Fridarson  dan jajaran ini berlangsung dengan puluhan wartawan media cetak, media elektronik, media online beserta pimpinan organisasinya se Kota Dumai.

Mengawali sambutannya, Ketua DPRD Agus Purwanto mengingatkan kembali   bahwa media sangat berperan dan sangat strategi. Ditengah pembangunan Kota Dumai yang terus berproses, peran media massa penyeimbang hidup berdemokrasi dan sebagai penyampai informasi dari Pemerintah tentang pembangunan kepada masyarakat luas.
   
Sebaliknya sebagai sarana bagi masyarakat kota pesisir yang berpopulasi penduduk sekitar 300 ribu jiwa ini, peran media massa penyampai aspirasi untuk diakomodir  dan dilayani dalam wujud program atau kegiatan pembangunan.  Terutama melalui perwakilannya di DPRD Dumai yang meliputi 30  kursi keanggotaan.  Mereka tak lain  adalah representasi masyarakat  Dumai untuk periode 5 tahun kedepan menyusul pengucapan sumpah jabatan  2019-2024  pada tanggal 3 September 2019 yang lalu.

“Media bisa menjadi penyeimbang proses demokrasi dalam suatu tatanan pemerintahan. Dari media kita (pemerintah) bisa tersampaikan informasinya dan masyarakat juga bisa kita tahu aspirasinya apa saja,” tutur Agus Purwanto  didampingi anggota anggota dewan yang baru 4 bulan mengemban amanah rakyat  hasil pemilu legislatif serentak 17 April.

Diuraian lugasnya, ketua DPRD memaparkan masalah-masalah aktual yang dihadapi oleh masyarakat Dumai dewasa ini.  Mantan Ketua  Komisi 3 Agus Purwanto mengawalinya dengan rasa prihatin pada soal sampah yang kerap menumpuk dipinggir jalan. Hanya saja, lanjutnya heran, ketika muncul di media sosial komentar masyarakat hanya kerap menyalahkan, baik anggota DPRD atau pemerintah daerah.

Memandang pentingnya peran wartawan,  pucuk pimpinan lembaga legislatif dari Partai Demokrat ini berharap agar kerja kerja kewartawanan membantu mewujudkan pembangunan daerah melalui sikap kritis dan gagasan dalam  mengangkat permasalahan permasalahan yang terjadi dimasyarakat.   "Kita bangun spirit baru ke masyarakat agar sadar dan tidak hanya memojokkan ketika terjadi suatu permasalahan," ajak ketua lembaga itu.

pertemuan dprd dumai dengan insan pers
Kambali Ketua PWI Dumai saat menyampaikan Gagasannya (23/12/19).
Lanjutan Pertanyaan dipertemuan yang dialogis tersebut diutarakan  oleh sejumlah pimpinan organisasi wartawan dan juga penyampaian langsung oleh sejumlah jurnalis yang mengkritisi banyak hal. Ketua PWI Dumai Kambali misalnya menegaskan sejak  lama banyak masukan yang telah diberikan media kepada DPRD Dumai menyangkut tentang pembangunan daerah.

“Gagasan wartawan sudah terbukti membangun Kota Dumai. Termasuk membangun kantor DPRD dan terminal.
Intinya wartawan dan DPRD Dumai memang sangat perlu bersinergi,” papar Kambali sekilas mengingatkan pernah ada hubungan komunikasi yang erat antara pers dengan unsur penyelenggara pemerintahan daerah dibelasan tahun lalu.

Begitu juga  pimpinan organisasi wartawan lain diantaranya IMO, Forgan dan PWRI sepakat komunikasi dan kerjasama wartawan dan DPRD Dumai terjalin dengan baik. Sehingga sinergitas dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi terjalin dengan baik.

 Anggota DPRD hadir beserta sekretaris Dewan Frisarson
Diperkembangan dialog anggota DPRD  Hasrizal sangat sepakat kerjasama wartawan dan legislatif Dumai tetap terpelihara. Menariknya dalam kesempatan itu Ketua Komisi 3 ini melontarkan masukkan terhadap wartawan yang menurutnya masih banyak lalai dan tidak memberitakan hal-hal yang sangat perlu terpublikasi.

“Banyak masalah termasuk ketidakmampuan pemerintah menangani permasalahan yang terjadi tidak diberitakan. Dimana wartawan kog tidak memberitakan itu, ” tanya  politikus  PAN ini pula.

Temu ramah interaktif ketika sesi tanya jawab dibuka. Berbagai masukan dan kritik juga mengemuka dari wartawan. Tidak saja memasalah sampah dan drenaise, serta pembanguan GOR, masalah CSR Perusahaan juga mengemuka, sebagaimana dipaparkan secara gamblang oleh anggota DPRD Johanes Tetelepta saat memaparkan responnya.

Namun semua dapat dijawab ketua dan anggota DPRD Dumai dengan baik. Intinya semua sepakat agar sinergitas wartawan dan legislatif terjalin.