Targetkan Menang Pilkada 2020 PKS Rakorda Penguatan Struktur

Iklan Semua Halaman

Targetkan Menang Pilkada 2020 PKS Rakorda Penguatan Struktur

Sabers5
26 Februari 2020
Ketua DPD PKS Edi Sepen menyampaikan sambutannya saat Rakorda di Hotel Grand Zury Dumai Baru baru ini.
DUMAI, SABERS5 --   Kerja besar yang akan dijelang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tahun ini adalah mewujudkan target kemenangan Pemilihan Langsung Walikota-Wakil Walikota Dumai 2020-2025. Sebelumnya di Pemilu Serentak 2019 "partai dakwah" berjaya dengan menguasai 4 kursi legislatif termasuk posisi pimpinan DPRD Kota Dumai saat ini.

     "Target begitu juga jadi tujuan kita dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PKS yang harus bisa juga memenangkan Pilkada 2020. Ini Rakorda pertama, sebagai ajang lanjutan koordinasi kita," tegas Ketua DPD PKS Kota Dumai H Edi Sepen SPdI disela pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PKS Kota Dumai baru-baru ini di Hotel Grand Zuri Dumai.

     Rakorda ini turut dihadiri Sekretaris Umum (Sekkum) DPW PKS Provinsi Riau Junaidi Abdul Rahman ST, Sekkum Agung Wiyono SHI, Bendahara Umum yang juga Ketua Tim Penjaringan Calon Walikota Dumai Jon Eka Putra SE,  MPD PKS Dahril Qutni SSi APt, bidang-bidang serta seluruh struktur DPC PKS, BPKK, hingga PKS Muda se Kota Dumai.

    Dalam sambutannya Ketua DPD PKS  mengungkapkan sejumlah skenario kerja besar pemenangan Pilkada 2020 bakal digerakkan melalui mesin panas partai dakwah, yang memang capaian kinerjanya sudah terbukti di Pemilu Serentak 2019. Penguatan meliputi struktur DPD hingga kepengurusan tingkat DPRa yang berbasis TPS menyongsong Pilkada 23 September 2020 di seluruh wilayah Kota Dumai adalah termasuk kerja-kerja besar PKS kedepannya.
   
    Menarik diajang Rakorda ini menguatnya aspirasi internal PKS yang ingin mengusung kader sendiri untuk posisi kandidat Calon Wakil Walikota (Wawako ) Dumai kedepan. Sebagaimmana juga sudah beredar diruang publik, sejumlah kader yang kemampuannya tak perlu diragukan digadang-gadang layak maju dalam bursa Pilkada 2020, Pilkada yang sekira 7 bulan lagi diprediksi bakalan sengit.
   
     Antaranya nama Sekkum DPW PKS Provinsi Riau Junaidi Abdul Rahman yang tampak langsung menghadiri Rakorda, bersama  Dahril Qutni MPD PKS,  dan satu lagi ustadz Amrizal selain ustadz Edi Sepen sendiri. "Pak Junaidi Abdul Rahman, pak Dahril Qutni dan pak Amrizal, nama-nama yang luar biasa, membuktikan tak ada yang kurang, dimiliki oleh PKS," terang Edi Sepen yang langsung direspon suara takbir para peserta Rakorda.
   
    Terselip disambutannya Ketua DPD PKS berharap yang akan diusung menjadi Calon Walikota Dumai tentu juga figur internal PKS. Selain itu skenario ketiga adalah memberikan dukungan penuh kepada kandidat pasangan kepada daerah. Meski ini skenario terakhir namun tentu dengan komitmen yang disepakati Cawako bersama partai. Semua skenario itu pada akhirnya nanti adalah putusan resmi DPP PKS, menyusul survey eksternal dan survey internal PKS oleh  DPW PKS Provinsi Riau untuk menjaring nama kandidat Walikota sebagai figur eksternal PKS, yang saat ini tengah berjalan.
   
     Skenario yang pertama ini, lanjut Edi Sepen, memenuhi syarat. Alasannya juga realita kekuatan politik yang dimiliki PKS yakni 4 kursi di DPRD Kota Dumai hasil pemilihan Pemilu Langsung 2019.  "Kerja-kerja kita sebenarnya sudah mudah, tinggal bagaimana penambahan kursi," papar Edi Sepen menyoal skenario pertama dengan cara berkoalisi dengan partai lain yang memiliki kursi di DPRD Dumai.
   
     Membangkitkan optimisme seluruh kader,  Edi Sepen sempat mengingatkan eksistensi basis ril kekuatan politik yang dimiliki PKS di Kota Dumai pada saat ini. Mewujudkan kemenangan agar kerja-kerja besar tersebut  berhasil PKS memiliki  langkah-langkah penting yang harus  dilakukan, sebagaimana tujuan Rakorda dilaksanakan.
   
     "Karena itulah  koordinasi menjadi penting untuk dilakukan," tegas mantan Ketua Badan Kehormatan DPRD.  Sebelumnya sejak Januari 2020 sudah dilakukan musyawarah cabang di seluruh DPC DPC PKS.  Juga yang  paling penting menurut Ketua DPD PKS adalah penguatan peran anggota legislatif (Aleg) DPRD Kota Dumai Fraksi PKS. Juga diharapkan nanti ada rekomendasi rekomendasi yang lahir dari Rakorda ini.
   
     "Rakorda ini ingin mengukuhkan kembali pesan DPP PKS bahwa 2020 merupakan tahun rekrutmen anggota atau kader baru PKS untuk kaderisasi maka TOP harus sering-sering dilaksanakan.  Hingga tingkat DPRa,  target yang diberikan adalah 1.070 kader baru  untuk dapat terpenuhi. Sedangkan menyangkut dengan survei kandidat calon walikota dipilih PKS bakal sudah keluar pada pekan ini," lanjut Edi Sepen.

     Sementara itu, Sekum DPW PKS Junaedi Abdul Rahman dalam sambutannya mengapresiasi adanya koordinasi PKS Kota Dumai sehubungan agenda menghadapi Pemilukada 2020 Kota Dumai. Dalam paparannya ia menekankan PKS dalam hal ini harus siap menang siap kalah.  Ia juga mengungkapkan yang berkaitan menyangkut program utama  PKS tahun 2020 rekrutmen anggota baru partai.
   
    Selain mengingatkan realisasi janji-janji politik kepada rakyat, bakalan kandidat walikota ini juga menyampaikan arahan DPW tentang pemenangan pemenangan Pilkada.  DPW PKS Riau mengapresiasi kesiapan kader PKS Kota Dumai menghadapi Pemilukada 2020. "Pilkada menjadi walikota dan Aleg adalah alat bagi PKS untuk  melakukan proses dakwah dari suatu kondisi ke kondisi lainnya dengan cara yang terkoordinasi," paparnya. 

      Fokus lain Rakorda, selain itu,  bahwa sejak 2015 kepengurusan partai ini telah berusaha mencapai target-target berkhitmat yang pelaksanaannya seperti disampaikan singkat melalui Ketua Panitia Rakorda ustadz Benjamin Lc yang mengawali Rakor.  Dirakorda ini juga disampaikan capaian-capaian, seperti disampaikan Sekkum Agung Wiyono didampingi Ketua Tim Penjarigan Calon Walikota Dumai Pantai Keadilan Sejahtera Jon Eka Putra, sudah dilakukan, termasuk capaian 4 kursi DPRD Kota Dumai melalui Pemilu Serentak 2019.
     
      Kesempatan ini juga menghasilkan rekomendasi rekomendasi untuk kedepan yang akan diperbuat  Partai Keadilan Sejahtera guna merealisasikan terus semangat "Berkhitmat PKS".  Rakorda Inipun menghasilkan ide-ide kemajuan Partai Keadilan Sejahtera  2020-2025.

     Capaian capaian sebelumnya seperti rutinitas setiap 1 bulan sekali dipekan pertama. Ada juga program Sembako Murah dan Pakaian Layak Pakai yang dijual murah. Kegiatan ini digilir di 7 kecamatan yang ada. Sementara, dari hasil pelaksanaan TOP  terbina sekitar 1000 orang kader baru. "Antaranya yang paling banyak adalah perempuan. Ini tidak lain adalah hasil kerja bidang dan kerj-kerja seluruh struktural partai," tambahnya. (S5)